widget
http://www.antonhariyanto.co.co. Diberdayakan oleh Blogger.

Tips Mendapat Pacar di Facebook

blog-apa-aja.blogspot.com
Facebook seperti kita tau adalah media jejaring sosial terbesar di dunia saat ini, banyaknya aktifitas sosial yang terjadi di media ini, ini juga yang membuat para penggunanya berinteraksi kepada sesamanya tanpa mengenal batasan, mulai pertemanan, hobi, aktifitas, dan tentu saja soal asmara.
facebook tak ubahnya sebuah sosial masyarakat jadi tidak ada salahnya jika seseorang mencari tambatan hatinya di facebook, lalu bagaimana cara mendapatkan pacar melalui facebook. oke kali ini admin apasih.com akan memberikan beberapa tips buat kamu para jomblowan dan jomblowati di facebook. 
1. Percaya Diri 
oke mulai dari sini, ini adalah modal utama kamu mendapatkan seseorang untuk dijadikan kekasih.
2. Masukan Data diri yang Sebenarnya 
kamu mungkin saja bisa memasukan data sesukamu, tapi dalam hal ini kan mau mencari sesorang, kepercayaan adalah nomor satu disini, bagaimana mungkin kamu bisa membuat sesorang simpatik sedangkan kamu berbohong tentang data diri kamu.
contoh salah: 
Nama profile: Namakublablablablabacakkadutgakkaruanpokoknyaasik 
Alamat: Planet Mars, (padahal kamu tinggal di tegal)
Pekerjaan: Jomblowan/Jomblowati (kosongkan saja jika tidak ada perkerjaan atau isi saja jika kamu seorang pelajar atau mahasiswa)
3. Foto Profile dan Album Foto 
Pada dasarnya sama seperti poin ke 2, gunakan foto kamu sendiri atau album foto tentang kamu dan kegiatan kamu, gunakan foto yang baik agar lawan jenis kamu tertarik, dan untuk album foto hindari foto-foto tersebut adalah foto yang tidak pantas untuk ditampilkan
4. Interaksi (Like dan Comment) 
Hati-hati jika memberikan komentar kepada orang yang kamu taksir, ada baiknya kamu bisa menggunakan fasilitas chat facebook untuk saling mengenal, lihat apa kesukaanya dan pahami apa yang dia suka walupun kamu kurang menyukainya, kamu bisa berdiskusi tentang apa yang dia sukai, dia suka itu :)
5. Membuat status 
Jika kamu adalah orang yang labil, segeralah mengubah kepribadian kamu itu, kamu biasa memaki maki di status apapun alasanya itu adalah hal terburuk yang dilihat oleh banyak orang apalagi oleh orang yang kamu taksir, pada intinya doi akan jadi ilfil. selain itu hindari juga status-status yang tidak pantas lainya, kamu mengerti kan maksud admin :)
Tips Lanjutan 
Oke saya anggap kamu sudah melakukan kelima poin diatas, sekarang hubungan kamu sama orang yang kamu taksir berjalan dengan baik, mulai saling berinteraksi lewat chat, komentar, atau inbox dan doi terlihat tertarik sama kamu, dan sekarang waktunya serangan umum hehehe.. ini bagian yang paling menarik.. simak saja ya 
Buat dia Penasaran 
coba cari suatu waktu kamu tidak melakukan interaksi sama orang yang kamu taksir, misalnya beberapa hari walaupun kamu sedang online, coba kamu tidak menyapanya.. tujuanya adalah untuk membuat doi penasaran, jika doi emang naksir balik sama kamu setidaknya jika doi tak dihiraukan beberapa hari, dia pasti menanyakan kamu di wall chat ataupun inbox, contohnya: Hi... kok gak pernah nongol sih.. nah ini dia tanda-tandanya doi lagi naksir sama kamu.. lanjut ke tahap lanjutan yang kedua..
Ajak Ketemuan 
setelah kita tau sepertinya doi juga naksir sama kamu, coba ajak ketemuan.. sebelum ketemuan pastikan kamu berpenampilan baik, jangan berpenampilan terlalu mencolok, ingat, kamu akan bertemu orang yang tidak kamu kenal, walaupun kamu sudah terbiasa sama doi di facebook tapi mas bro, sis, dunia maya berbeda dengan kenyataan.. saat ketemu coba dulu obrolan-obrolan ringan, contohnya kita bahas sesuatu yang sebelumnya kamu bahas di facebook sama doi..
SANGAT DISARANKAN : ajak seseorang untuk menemani kamu, dan bertemulah di tempat yang ramai, contoh: Taman, Mall, Rumah makan, Cafe, Objek Wisata atau dimanapun senyamannya kamu. jangan mau jika diajak ke tempat sepi, ingat sekali lagi kamu akan bertemu dengan orang yang tidak kamu kenal
Nah jika kamu sudah bertemu dan merasa cocok, lihat juga bagaimana denganya... sekarang terserah kamu, tapi menurut admin nih ya, setidaknya kamu mengutarakan cinta setelah seminggu setelah ketemuan pertama kali. oh ya, pastikan doi lagi single.. jangan sampai kamu berurusan dengan masalah di kemudian hari 
Jika pada akhirnya kamu ditolak atau kamu merasa tidak cocok denganya jangan kamu langsung memutus pertemanan di facebook bukankah kita masih bisa bersilahturahmi :), dan buat yang ditolak coba saja dilain waktu, siapa tau doi hanya ingin beberapa waktu untuk mengenal kamu, dan kesempatan kamu untuk menyakinkannya bahwa kamu adalah orang yang tepat buat dia. 
Pesan Terakhir 
Cinta di tolak dukun bertindak! Ini adalah hal yang paling admin benci, menjijikan, dan gak akan admin terima sampai kapanpun, jika semua usaha untuk menyakinkan doi tidak berhasil, coba intropeksi diri.. adakah sesuatu yang tidak doi suka, kalau urusan tampang itu relatif mas bro, sis. bukankah semua manusia sama dimata Tuhan. jadi jangan berkecil hati, ada waktunya kamu akan bertemu tambatan hatimu di lain waktu, Good Luck :) 

Misteri Ratu Pantai Selatan

Kanjeng Ratu Kidul
Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. "Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku", kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. "Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya." Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. "Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri," kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda
Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.

Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol 'gaib' yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.